Rainbow
cake dan red velvet adalah dua jenis kue yang sekarang lagi ngetop.
Warna-warninya yang cantik, menggoda siapaun yang melihatnya untuk segera
mencicipi. Tapi tahukah kalian dari mana dan siapa yang menciptakan raibow cake
dan red velvet?
Rainbow cake
Raibow cake
adalah jenis kue lapis biasa. Bentuknya ada yang bulat, persegi, atau bentuk
hati. Seluruh kue dilapisi dengan krim mentega warna putih polos. Kalaupun
diberi hiasan, biasanya hanya sedikit saja.
Dilihat
sepintas, kue ini sama sekali tidak istimewa. Keistimewaan kue ini baru
terlihat setelah dipotong. Bagian dalam kue ini ternyata berlapis-lapis dengan
warna-warna yang cantik. Ada merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu,
persis seperti warna pelangi. Karenanya, kue itu disebut dengan rainbow cake
atau kue pelangi.
Kejutan untuk
Sahabat
Rainbow cake
diciptakan oleh seorang mahasiswi di Amerika Serikat bernama Kaitilin Flannery.
Kaitlin ingin member kejutan untuk sahabatnya yang berulang tahun. Sahabatnya
itu sangat suka pelangi. Maka, Kaitlin membuat kejutan berupa kue yang ketika
dipotong terdapat ‘pelangi’ di dalamnya. Kue itu disukai teman-temannya. Kaitlin pun memasang kue
buatannya ke dalam blog pribadinya. Ternyata, kue buatan Kaitlin ramai
dibicarakan di jejaring social.
Salah satu acara
televise Amerika, The Martha Sterwart Show pun tertarik. Kaitlin diundang oleh
oleh acara itu pada bulan april 2010. Di dalam acar tersebut, Kaitlin
memperagakan pembuatan ranbow cakenya. Rainbow cake itu pun makin terkenal,
bahkan sampai ke Indonesia.
sama
sepertirainbow cake, red velvet juga kelihatannya seperti kue biasa. Red velvet
juga berlapis-lapis. Bedanya, lapisan red velvet hanya terdiri dari dua warna,
yaitu merah tua dan putih. Yang berwarna merah tua adalah kue biasa sedangkan
bagian yang berwarna putih adalah krim keju yang lembut. Kue ini disebut dengan
red velvet yang artinya beludru merah, karena tekstur kue ini seperti beludru.
Ada juga yang bilang sebutan velvet menunjukkan bahwa kue ini berkelas tinggi.
Kue untuk
Tentara
Red velvet sudah
ada di Amerika Serikat sejak zaman perang dunia II atau tahun 1940-an. Waktu
itu tukang roti membuat kue berwarna merah untuk dibagikan kepada tentara.
Bahan perwarna merah yang digunakan diambil dari jus umbi merah keungungan yang
biasa disebut dengan bit.
Pada tahun 1972,
The Waldorf Astoria Hotel yang terletak di New York menjual red velvet. Untuk
mewarnai kue itu, pihak hotel tidak lagi menggunakan pewarna dari jus bit.
Warna merah dihasilkan dari campuran bubuk coklat dengan asam dari soda, atau
asam dari buttermilk. Kue ini sangat terkenal dan menjadi khas makanan
hotel itu sampai sekarang.
Pada tahun 1989,
film Steel Magnolias beredar. Dalam film itu, diceritakan pengantin pria
mempersembahkan red velvet untuk pengantin wanita. Red velvet pun jadi
mendunia.
Di Indonesia,
rainbow kace dan red velvet mulai popular di tahun 2011. Awalnya kue-kue itu
hanya dijual di toko-toko kue tertentu di kota besar. Tetapi, sekarang sudah
ada di mana-manaJ
Sumber: Bobo edisi 13, Tahun XL.


0 comments:
Post a Comment